ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN POST OP FRAKTUR EKSTREMITAS : NYERI AKUT DENGAN INTERVENSI AROMATERAPI KOMBINASI GUIDED IMAGERY

Ana Kusnul Kotimah, Ana (2023) ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN POST OP FRAKTUR EKSTREMITAS : NYERI AKUT DENGAN INTERVENSI AROMATERAPI KOMBINASI GUIDED IMAGERY.

[img] Text
NASKAH PUBLIKASI ANA KUSNUL KOTIMAH.pdf

Download (196kB)

Abstract

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN POST OP FRAKTUR EKSTREMITAS : NYERI AKUT DENGAN INTERVENSI AROMATERAPI KOMBINASI GUIDED IMAGERY
¹Ana Kusnul Kotimah, ²Firman Prastiwi
¹Mahasiswa Program Studi Keperawatan Program Diploma Tiga Universitas Kusuma Husada Surakarta
²Dosen Prodi Diploma Tiga Keperawatan Universitas Kusuma Husada Surakarta
Email Penulis : anugrahana29@gmail.com

ABSTRAK
Fraktur adalah gangguan dari kontinuitas yang normal dari suatu tulang. Jika terjadi fraktur, maka jaringan lunak disekitarnya juga akan terganggu. Permasalahan pada pasien fraktur secara umum akan merasakan nyeri. Rasa nyeri akan timbul setelah post op fraktur, bila tidak segera diatasi maka akan timbul komplikasi seperti keterbatasan gerak, penurunan kekuatan otot. Perlu penanganan yang terus menerus untuk menurunkan rasa nyeri yang dialami oleh pasien. Intervensi yang dapat digunakan untuk menangani nyeri pada fraktur adalah aromaterapi kombinasi guided imagery. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui gambaran asuahan keperawatan pasien post op fraktur ekstremitas dengan nyeri akut diberikan intervensi aromaterapi kombinasi guided imagery.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Subjek dalam studi kasus ini adalah satu pasien dengan diagnosa medis post op fraktur ekstremitas di bangsal alamanda RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran Semarang dengan kriteria inklusi pasien mengeluh nyeri. Metode pemberian aromaterapi kombinasi guided imagery diberikan ± 10 menit dilakukan selama 3 hari dilakukan 1 kali pada malam hari. Hasil studi menunjukkan setelah diberikan aromaterapi kombinasi guided imagery selama 3 hari berturut turut keluhan nyeri menurun dari skala 7 menjadi skala 4. Rekomendasi penggunaan aromaterapi kombinasi guided imagery dapat dijadikan salah satu intervensi mandiri perawat dalam penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan keluhan nyeri.
Kata Kunci : Fraktur, nyeri, aromaterapi kombinasi guided imagery, post op

Item Type: Article
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Keperawatan > KTI
Depositing User: Univ Kusuma Husada
Date Deposited: 28 Aug 2023 03:03
Last Modified: 28 Aug 2023 03:03
URI: http://eprints.ukh.ac.id/id/eprint/4362

Actions (login required)

View Item View Item